SUARARAKYAT.TOP | Dari Rakyat - Oleh Rakyat - Untuk Rakyat Polres Enrekang Ungkap Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Polres Enrekang Ungkap Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur

SUARA RAKYAT
Jumat, 20 September 2019
Polres Enrekang Ungkap Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur


LUWUPOS.COM ■ Polres Enrekang menggelar Press Release kasus pengcabulan terhadap anak sebagai mana dimaksud dalam pasal 82 ayat 1 UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang UU Perlindungan Anak, Jum’at (20/9/2019).

Dengan tersangka berinisial ‘MR’ warga Dusun Laporan Desa Temban Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulsel terhadap korban berinisial RT, RD, AL, RY, IR, RH, RS dan RN.

Penangkapan terhadap tersangka MR berdasarkan LP/ 10 /IX / Polda Sul-Sel /Res Enrekang /Sek Enrekang, tgl 16 September 2019.

Kapolres Enrekang AKBP Mohammad Fithrah Saleh, S.Ik (Kabagrenprogar Rorena Polda Sulsel) didampingi oleh Kapolsek Enrekang AKP Antonius T, S.Pd., dan Kanit Reskrim Polsek Enrekang Aiptu Safaruddin, SH. Dihadiri oleh Insan Pers Kabupaten Enrekang.

Kapolres Enrekang AKBP Mohammad Fithrah Saleh, S.Ik mengatakan, pelaku melakukan serangkaian bujuk rayu yakni memberi korban makanan , memberi fasilitas game Playstation (PS 2 ) dan mengiming imingi korban uang sebesar Rp.50.000,- atau Rp.100.000,-

Dari pengakuan tersangka bahwa benar pada bulan agustus tahun 2019 pelaku melakukan perbuatan cabul terhadap beberapa korban yang usianya masih di bawah umur (usia belum genap 18 tahun) dan sebagian besar masih berstatus pelajar, dengan cara pelaku memegang kemaluan dan mengisap alat kelamin korban, serta pelaku menyuruh korban berbuat tak senonoh.

Kemudian Tersangka diamankan di sebuah warung makan di Desa Temban, Kecamatan Enrekang oleh Tim Personil gabungan Polres Enrekang yang telah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan.

Atas dasar pengakuan tersebut, pelaku diduga telah melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak sebagaimana di maksud dalam pasal 76 E Jo Pasal 82 ayat (1)Undang-undang Republik Indonesia Nomor. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 82 ayat (1) Undang-undang republik indonesia nomor 17 tahun 2016 Tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan anak menjadi undang-undang Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. (**)