SUARARAKYAT.TOP | Dari Rakyat - Oleh Rakyat - Untuk Rakyat 2.500 Personil Ikuti Kegiatan Apel Siaga Banjir di Jiexpo Kemayoran

Iklan Semua Halaman

Header Menu

2.500 Personil Ikuti Kegiatan Apel Siaga Banjir di Jiexpo Kemayoran

SUARA RAKYAT
Minggu, 27 Oktober 2019
2.500 Personil Ikuti Kegiatan Apel Siaga Banjir di Jiexpo Kemayoran

SUARA RAKYAT ■ Kegiatan apel siaga banjir digelar besar-besaran oleh Pemkot Jakarta Pusat, tepatnya di Jl Menara, depan Gedung PT Jiexpo Kemayoran.

Dari sejak Sabtu kemarin, sejumlah pimpinan SKPD yakni Kepala Sudin SDA Jakpus Achmad Syaiful, Kepala Peralatan dan Perbekalan (Alkal) Dinas SDA DKI Abubakar, dan Camat Kemayoran telah tiba di lokasi untuk memberikan arahan kepada anak buahnya membersihkan lokasi dan mengatur penempatan peralatan.

Kegiatan tersebut juga dipantau Kepala Dinas SDA DKI Juaini Yusuf yang hadir di lokasi.”Di Jakarta baru di sini yang akan menggelar apel siaga banjir. Nanti untuk tingkat propinsi akan digelar di kawasan Monas,” ujar Juaini di kawasan Jiexpo Kemayoran, Jakpus, Sabtu (26/10).

Achmad Saiful menambahkan apel upacara siaga banjir ini akan digelar pada hari Mingu ini. Apel siaga banjir ini merupakan pertama kali digelar di wilayah Jakarta Pusat dengan mengerahkan 2.500 personil yang didominasi dari Sudin dan Dinas SDA.

“Dari SKPD saya sendiri ada 1.200 anggota Pasukan Biru yang semuanya akan hadir. Ditambah lagi bantuan dari Dinas SDA dan sejumlah SKPD, maka jumlah anggota yang hadir lebih dari 2.000 orang,” jelasnya.

Pada kegiatan ini akan dipimpin Walikota Bayu Meghantara selaku inspektur upacara. Pihaknya juga mengerahkan sejumlah peralatan penanganan banjir seperti pompa mobile, alat berat eskavator, dumb truck, perahu karet, dan lainnya.

Kepala Alkal Abubakar menambahkan khusus untuk Dinas SDA sendiri memiliki alat berat 240 eskavator dan 430 dumb truck yang khusus untuk menangani masalah genangan dan banjir.

Apel upacara disertai pengerahan pasukan dan peralatan bertujuan untuk mengecek seluruh kekuatan. Kalau ada peralatan yang rusak langsung diperbaiki sehingga pada saat dibutuhkan nanti pasti berfungsi.

Selain itu apel dengan mengerahkan kekuatan ini memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. Jakarta Pusat yang terdapat sejumlah wilayah strategis harus selalu siap mengantisipasi banjir yang diprediksi bakal terjadi di musim penghujan yang tak lama lagi datang.

Adapun wilayah strategis antara lain kawasan Istana Negara, pusat pemerintahan dan bisnis, jalan protokol dan lainnya.Camat Asep Mulyaman menambahkan untuk wilayahnya terdiri dari delapan kelurahan, adapun yang paling rawan banjir adalah di Kelurahan Harapan Baru. Di kawasan itu permukaan tanahnya cekung sehingga rawan banjir.

“Saat ini Sudin SDA tengah membangun fasilitas pompa untuk membuang genangan air ke Kali Item. Adapun titik rawan banjir lainnya adalah di kolong Jembatan Blosom, dekat Rusun Kemayoran dikarenakan pompa air milik Pusat Pengelola Kawasan Kemayoran (PPKK) kekecilan dan sering rusak, sehingga sering dibantu Dinas maupun Sudin SDA untuk menyedot air,” ujar Asep.

■ JOKO