SUARARAKYAT.TOP | Dari Rakyat - Oleh Rakyat - Untuk Rakyat Bupati Luwu Timur: HSN Menjadi Spirit Moderasi Islam di Indonesia

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Bupati Luwu Timur: HSN Menjadi Spirit Moderasi Islam di Indonesia

SUARA RAKYAT
Kamis, 24 Oktober 2019
Bupati Luwu Timur: HSN Menjadi Spirit Moderasi Islam di Indonesia

LUWUPOS.COM ■ Didampingi sejumlah Kepala OPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler menghadiri Dzikir dan Doa bersama di Halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Ittihad Al Ummah, di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Selasa malam (22/10/2019).

Selain itu, dihadiri pula Perwakilan dari Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepala Kementerian Agama, Muhammad Nurhalik, Direktur Pasca Sarjana IAIN Palopo, Dr. H. M. Zuhri Abubawas serta para santriwan dan santriwati. Doa dan zikir dipimpin langsung oleh Ketua DPC Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Kabupaten Luwu Timur, K. H. Suardi Ismail.

Penanggungjawab kegiatan, Muh. Natsir saat membacakan laporannya mengatakan, kegiatan doa dan dzikir ini merupakan puncak peringatan Hari Santri tahun 2019, dimana sebelumnya rangkaian kegiatan telah dilaksanakan seperti Kemah Santri selama 5 hari.

Muh Natsir menambahkan, perayaan Hari Santri Nasional secara serentak dilaksanakan oleh pondok pesantren dan ini pertama kali dilaksanakan di Luwu Timur.

Sementara Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler dalam sambutannya sesaat sebelum doa dan zikir bersama dimulai mengatakan, Peringatan Hari Santri Nasional ini adalah yang keempat kalinya sejak Pemerintah menetapkannya melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.

“Penetapan Hari Santri merupakan bentuk pengakuan Pemerintah terhadap para santri. Tidak hanya itu, penetapan ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap santri, kiai, dan lembaga pendidikan pesantren,” ujar Husler.

Untuk itu, melalui peringatan Hari Santri ini, kiranya dapat menjadi momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang berorientasi pada spirit moderasi Islam di Indonesia.

“Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ini menjadi momentum untuk berbenah dan terus meningkatkan kualitas santri demi kemajuan bangsa,” kata Husler menambahkan.

Terakhir, Bupati menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam pembangunan di bidang pendidikan di Kabupaten Luwu Timur.

“Secara khusus, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Dewan Pengurus Cabang Ikatan Pondok Pesantren Indonesia (IPI) Kabupaten Luwu Timur atas upaya dan kerja keras yang dilakukan terhadap para santri, sebagai bentuk komitmen yang dilandasi semangat pengabdian untuk mencetak generasi pelanjut untuk masa depan yang lebih Baik,” tambahnya.

Kegiatan yang bertajuk ‘Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia’ ini juga diisi dengan tabliq akbar yang dibawakan oleh Direktur Pasca Sarjana IAIN Palopo, Dr. H. M. Zuhri Abubawas. (hms/rls)