SUARARAKYAT.TOP | Dari Rakyat - Oleh Rakyat - Untuk Rakyat Satgas Citarum Harum Normalkan Saluran Drainase

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Satgas Citarum Harum Normalkan Saluran Drainase

SUARA RAKYAT
Jumat, 01 November 2019
   Satgas Citarum Harum Normalkan Saluran Drainase

SUARA RAKYAT ■ Sosialisasi Program Citarum Harum oleh satgas sektor 22 kepada siswa/i SDN 037 Sabang Kota Bandung, berlangsung meriah.

Dihadiri 1000 orang murid, antusiasme peserta mengikuti paparan Dansektor 22 Citarum Harum, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, tampak jelas.

Dansektor 22 Citarum Harum, kepada Wartawan Tim 8 mengatakan, "hari ini kita terus melanjutkan sosialisasi Program Citarum Harum, prioritas sasaran kita adalah anak-anak sekolah termasuk keluarganya. Tapi saya lebih memprioritaskan ke anak-anak sekolah, karena anak-anak ini masih bersih, sehingga sangat mudah menerima isu-isu atau perkembangan - perkembangan yang sudah terjadi terhadap lingkungan ini," ungkap Dansektor 22.

Sementara hari ini, puluhan warga dari sejumlah RW, perusahaan tekstil dan anggota TNI dari Satuan Tugas Citarum Harum, melaksanakan kerja bakti mengembalikan fungsi saluran drainase yang tertutup endapan lumpur dan sampah di Jalan Raya Laswi Kampung Ciwalengke Desa Sukamaju Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Jumat (1/11/2019).

Kerja bakti membersihkan endapan lumpur dan sampah yang mematikan fungsi saluran drainase itu, merupakan inisiatif Satgas Citarum Harum.

Saluran drainase yang sudah tidak berfungsi secara total akibat tertutup endapan lumpur dan sampah terletak di bagian kanan Jalan Raya Laswi, dari arah Majalaya tujuan Ciparay. Sedangkan dari bagian kiri saluran drainase masih berfungsi, meski mengalami pendangkalan karena tertutup endapan lumpur dan sampah.

Untuk mengeruk endapan lumpur dan sampah di saluran drainase yang tak berfungsi itu mengalami kesulitan, karena tertutup jembatan atau tembok sebagai akses jalan ke pertokoan, warung dan rumah warga. Sehingga harus ada upaya pembongkaran paksa  tembok yang menutupi saluran drainase tersebut. Bahkan bagian penutup saluran drainase yang menghambat aliran air itu, khususnya yang mudah dibongkar langsung dilakukan pembongkaran terutama yang bisa tutup buka.

Komandan Sektor 4 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Kustomo Tiyoso melalui Komandan Kompi (Danki) Lettu Arh. Asep Hendi mengatakan, tembok jembatan penutup saluran drainase yang menjadi akses jalan ke pertokoan, warung dan rumah itu harus dibongkar, karena menghambat pemeliharaan saluran drainase.

"Kita akan memanggil Ketua RW 05, 07, 08, dan RW 09 Desa Sukamaju. Supaya para ketua RW-nya mengkomunikasikan kepada warga yang membangun jembatan dengan cara dicor atau ditembok akses ke rumah, toko dan warung untuk dibongkar. Kemudian diganti dengan rangka besi yang mudah dibongkar pasang, supaya tidak menghambat dalam pemeliharaan saluran drainase saat hendak mengeruk endapan lumpur dan sampah," kata Asep Hendi di sela-sela kerja bhakti mengeruk endapan lumpur dan sampah, Jumat pagi.