SUARARAKYAT.TOP | Dari Rakyat - Oleh Rakyat - Untuk Rakyat "Wartawan Harus Profesional dan Bermartabat"

Iklan Semua Halaman

Header Menu

"Wartawan Harus Profesional dan Bermartabat"

SUARA RAKYAT
Kamis, 16 Januari 2020
SOLOK - Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Solok masa bakti 2019-2022, dikukuhkan oleh Ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus, di Istiqlal Park, Komplek Lapangan Merdeka, Kota Solok, Rabu (15/1/2020). Kepengurusan yang berjumlah 22 orang tersebut, dipimpin oleh Ketua PWI Kota Solok Wannedi Saman dan Sekretaris Zulnazar. Pengukuhan tersebut dihadiri Walikota Solok Zul Elfian Dt Tianso, Wakil Walikota Solok Reinier Dt Mangkuto Alam, Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, dan sejumlah pengurus PWI Sumbar dan pengurus PWI dari Sijunjung, Sawahlunto dan Solok Selatan.

Heranof Firdaus
Ketua PWI Sumbar

Dalam arahannya, Ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus, menekankan agar PWI Kota Solok menjadi ujung tombak dalam membentuk profesionalitas wartawan di Kota Solok. Yakni menjadi wartawan yang bermartabat. Menurut Heranof, di samping ada kode etik jurnalistik, wartawan Indonesia juga dibekali dengan kode prilaku.

"Wartawan harus menjadi profesi yang bermartabat. Keberadaannya mampu mewujudkan pilar keempat demokrasi. Sehingga, profesionalisme harus senantiasa ditingkatkan, karena sejatinya, tugas PWI adalah melahirkan wartawan yang profesional," tegasnya.

Heranof juga menyatakan, berbagai upaya telah dilakukan organisasi PWI untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas wartawan. Di antaranya dengan menggelar Karya Latihan Wartawan (KLW) dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Menurut Heranof, KLW dan UKW merupakan jalur penting dalam meningkatkan profesionalitas wartawan.

"Kota Solok dan Pesisir Selatan merupakan dua daerah yang telah melaksanakan UKW yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah setempat. Kita harapkan, hal ini mampu diikuti daerah-daerah lain se-Sumbar. Karena itu, hubungan baik antara wartawan dan stake holder di masing-masing daerah harus terus dibina secara profesional juga," harapnya.

Zul Elfian Dt Tianso
Walikota Solok

Tanggapan Heranof langsung dijawab oleh Walikota Solok, Zul Elfian Dt Tianso, dengan menyatakan pihaknya ingin menjadikan Kota Solok sebagai Kota Wartawan. Yakni tempat lahirnya wartawan-wartawan profesional yang mampu memberi sumbangsih fikiran bagi kemajuan daerah. Pemko Solok menurut Zul Elfian, telah berupaya memfasilitasi profesionalitas wartawan Kota Solok dengan membangun Balai Wartawan yang akan diberi nama Balai Rosihan Anwar.

"Kolaborasi Pemko, DPRD dan insan pers, di Kota Beras Serambi Madinah, telah terjalin sangat erat. Banyak masukan dan ide-ide kreatif dari wartawan Kota Solok yang diaplikasikan. Tujuan kita jelas, yakni sesuai dengan jargon kita; Menjadi Wartawan Serambi Madinah. Balai Rosihan Anwar, merupakan wujud dari komitmen kita untuk mendukung keterlibatan wartawan dalam kemajuan daerah," ungkapnya.

Reinier Dt Mangkuto Alam
Wakil Walikota Solok

Senada dengan Zul Elfian, Wakil Walikota Solok Reinier Dt Mangkuto Alam, menyatakan kebersamaan penting untuk komitmen mewujudkan daerah yang maju dari berbagai hal. Reinier menuturkan akselerasi pembangunan di Kota Solok saat ini, tidak terlepas dari ide-ide bernas wartawan.

"Kami merasakan secara langsung, bagaimana ide-ide bernas dari wartawan Kota Solok, diaplikasikan untuk akselerasi pembangunan. Kedekatan pemerintah daerah, DPRD, stake holder dan wartawan Kota Solok, telah bergerak secara profesional. Kami juga merasakan langsung, kritikan tajam dari wartawan di Kota Solok, telah membuat kami menyadari bahwa kami senantiasa diawasi. Sebab, mitra yang baik, adalah mitra yang selalu mengingatkan jika kami dirasa keliru. Senantiasa memberi solusi saat dibutuhkan," ujarnya.

Yutris Can
Ketua DPRD Kota Solok

Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can, menekankan dirinya bersama 20 Anggota DPRD Kota Solok, melihat semangat jurnalis di Kota Solok sangat tinggi. Dari berbagai dinamika yang terjadi di Kota Solok, sejalan dengan dinamika jurnalistik. Menurut Ketua DPRD Kota Solok tiga periode ini (2009-2014, 2014-2019, 2019-2024), sebuah pemerintahan tidak akan bisa bergerak dinamis tanpa jurnalis.

"Dinamika pemerintahan, sejalan dengan dinamika jurnalistik, yakni saling mengisi dan saling menjaga Kota Solok. Hal itu telah kita buktikan berkali-kali. Bagaimana peran jurnalis menjadi hal yang tak bisa terlepas dari peran wartawan Kota Solok. Kita sungguh berharap, kemitraan ini senantiasa terjaga ke depannya," tegasnya. (SRT-001)